Makanan Penambah Darah

Beberapa Makanan Penambah Darah Ini Mampu Mencegah Anemia

Tubuh kamu sering merasa cepat capek dan kepala pusing? Mungkin tandanya kamu kekurangan darah merah atau anemia. Darah merah yang kurang bisa disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi. Makannya, coba kamu penuhi kebutuhan zat besimu dengan mengkonsumsi makanan penambah darah yang tepat.

Tubuh yang kekurangan darah tentu nggak bakal nyaman, karena penderitanya akan mengalami pusing secara tiba-tiba, lemas, bahkan sampai pingsan. Biar kamu nggak merasakannya, konsumsi dulu variasi makanan pencegah anemia yang sudah direkomendasikan di bawah ini.

Daging Merah

Daging merah merupakan daging yang banyak dikonsumsi oleh orang-orang. Mulai dari daging sapi sampai daging kambing, kedua daging tersebut menjadi sumber zat besi yang berjenis heme. Kamu yang mengkonsumsi daging merah sampai 100 gr, berarti tubuh kamu sudah mendapatkan asupan zat besi mencapai 2,7 mg.

Sangat gampang banget mengolah daging merah, bisa jadikan sop, oseng-oseng, tumisan, atau masakan lainnya. Tapi jangan lupa, pilih daging yang masih segar agar kadar zat yang diterima tubuh nggak berkurang dan tetap terpenuhi dengan baik.

Jeroan

Nggak sedikit orang yang menghindari makanan jeroan. Padahal, jeroan termasuk makanan penambah darah yang perlu dikonsumsi buat penderita anemia. Jeroan yang dimaksud berasal dari hewani, seperti hati, jantung, ginjal, serta otak. Organ-organ tersebut kaya akan zat besi yang sangat tinggi, sehingga perlu dikonsumsi agar terhindar dari kekurangan darah.

Kalau mengkonsumsi jeroan hingga 100 gr, kebutuhan zat besi harian kamu sudah terpenuhi sekitar 36%. Tapi, ingat ya, meski sangat baik buat mencegah anemia, pastikan kamu konsumsi dengan jumlah yang wajar atau nggak berlebihan. Terlalu banyak mengkonsumsinya justru membuat kamu menderita tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Daging Unggas

Siapa sih yang nggak tahu daging unggas? Daging yang banyak dikonsumsi sebagai makanan pecel ini juga termasuk makanan penambah darah yang perlu kamu konsumsi secara rutin. Entah itu ayam atau bebek, keduanya sama-sama punya kandungan zat besi yang sangat tinggi.

Misalkan saja daging ayam. Kalau kamu setiap hari mengkonsumsinya sampai 100 gr, kebutuhan zat besi kamu hariannya sudah terpenuhi sampai 13%. Tentu saja jumlah tersebut sudah menjadi asupan harian yang lebih dari disarankan.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau memang selalu direkomendasikan sebagai makanan penambah darah, khususnya yang berwarna hijau gelap. Sayuran-sayuran yang punya warna hijau gelap memang selalu dipercaya menjadi sumber zat besi yang sangat tinggi. Sayur-sayuran tersebut termasuk bayam dan brokoli.

Nah, buat kamu yang mau mengkonsumsi bayam, lebih baik kamu masak dulu agar zat besinya bisa terserap di dalam tubuh dengan sempurna. Begitu juga ya dengan brokoli kamu harus memasaknya dulu. Tapi ingat ya, jangan memasaknya terlalu lama bayam dan brokoli karena bisa merusak zat besi yang dikandungnya.

Kebutuhan zat besi memang kadang bisa berubah tergantung kondisi, entah sedang hamil atau haid. Tapi dengan mengkonsumsi makanan penambah darah seperti di atas, tentu kebutuhan zat besi bisa tetap terpenuhi dengan baik.

Posts created 10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas